Jantung Koroner Sembuh dengan Daun Sukun

Jantung koroner merupakan penyakit jantung karena kerusakan dinding pembuluh darah. Penyakit ini menjadi penyebab kematian pertama yang tidak hanya menyerang orang dewasa saja, tetapi bisa menjangkit anak-anak atau remaja. Pencegahan lebih baik untuk menghindari adanya resiko. Kolesterol yang tinggi, obesitas dan hipertensi menjadi jajaran faktor pemicu penyakit jantung koroner. Hal yang terjadi ketika sudah terjangkit penyakit jantung koroner adalah pergeseran arteri pada pembuluh jantung. Adapun gejala atau ciri-ciri dari penyakit ini harus dikenali dan diwaspadai, karena masih banyak masyarakat yang belum tanggap terhadap gejala-gejala yang dialami.

Gejala penyakit jantung koroner

Jantung Koroner

Gejala penyakit jantung koroner sebagai tanda awalnya adalah seseorang merasakan nyeri dada yang berlangsung secara berulang-ulang. Meskipun sudah minum obat pereda nyeri tetapi dapat kambuh kapan saja dan intensitasnya sering. Hal ini juga disertai dengan adanya sakit kepala. Adapun detak jantung menjadi tidak beraturan dan perut membengkak. Ketika hal ini terjadi seseorang bisa mengalami sesak napas, nafsu makan berkurang, dan sering merasa mual. Keringat dingin yang keluar menjadi tidak normal karena dapat berkeringat meskipun tidak sedang beraktivitas. Tentunya hal ini harus dicurigai.

Seseorang yang mudah lelah juga menjadi salah satu gejala jantung koroner, rasa sakit di bahu, punggung dan leher. Pada bagian pergelangan kaki dan perut juga membengkak. Penyakit jantung koroner yang diderita oleh wanita ditandai dengan sering merasakan sakit di tangan kirinya, sedangkan pada pria adalah sakit di lengan bagian kiri. Adanya suatu penyakit dapat menjadi rentetan penyakit jantung koroner seperti yang telah disebutkan di awal. Selain itu, jajaran penyakit yang dapat menjadi pemicunya adalah karena keturunan, gizi yang tidak seimbang, gaya hidup yang tidak sehat, kurang berolahraga dan perokok aktif. Stres yang tinggi menjadi faktor psikis yang dapat memicu berbagai penyakit termasuk penyakit jantung, apalagi jika ditambah usia yang sudah tidak muda lagi.

Jantung koroner pada wanita

Jantung koroner pada wanita lebih tinggi resikonya bagi wanita yang mengidap diabetes mellitus karena resiko yang ditimbulkan sebesar 2 kali lipat dibandingkan wanita yang tidak mengidap diabetes mellitus. Bagi perempuan yang kegemukan perlu melakukan diet sehat supaya terhindar dari resiko masalah jantung maupun masalah-masalah lainnya. Nah, bagi wanita yang sudah mengalami menopause akan mengalami pula penurunan estrogen sehingga menjadi salah satu faktor resiko penyakit jantung. Saat ini tidak hanya pria saja yang merokok tetapi wanita juga ada yang merokok, dengan hal ini wanita yang merokok mempunyai resiko yang sangat besar yaitu sebesar 9 kali lipat dibandingkan yang tidak merokok. Bagi pria yang merokok resikonya sebesar 6 kali lipat.

Terdapat cara tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi jantung koroner. Siapkan beberapa lembar daun sukun tua dan 6 gelas air. Rebus kedua bahan tersebut sampai mendidih dan air tersisa 3 gelas. Saring airnya dan tambahkan 5 gelas air matang lalu aduk rata. Minumlah 3 kali sehari secara teratur. Cara kedua menggunakan bahan 5 gram bawang putih dan 2 buah mentimun. Setelah dicuci sampai bersih, lalu haluskan kedua bahan tersebut, peras airnya dan tambahkan madu. Minumlah setiap hari di pagi hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *